Langsung ke konten utama

Postingan

Melihat Kesederhanaan Para Pejabat Timor Leste

Jawa Pos saat berbincang dengan Menteri Sosial Timor Leste Di Sini Bupati Itu, aaah..., Orang Biasa Banyak pejabat di Timor Leste yang memilih hidup tanpa kawalan. Tiada pula protokoler ketat. Warga pun bebas menyampaikan keinginan secara langsung. Berikut laporan FOLLY AKBAR yang baru pulang dari sana. --- ACACIO Pinto, 28, seorang warga Dili, mendadak terbangun dari kursinya. Dia berjalan beberapa langkah. Lalu menjabat tangan perempuan paro baya. Di sekelilingnya, ratusan warga Dili lainnya tampak tenang. Setia menunggu antrean pengobatan gratis di KRI Soe­harso yang bersandar di Pelabuhan Dili, Timor Leste.

Belasan Tahun Berpisah, "Aroma" Indonesia Masih Kental Terasa di Timor Leste

Suasana salah satu warung Indonesia di Kota Dili Belajar Bahasa Indonesia dari Tayangan Televisi  Kata seorang WNI di Dili, yang bikin Timor Leste terasa bukan Indonesia hanya pelat nomor kendaraan. Berikut laporan wartawan  Jawa Pos  FOLLY AKBAR yang baru balik dari Dili. --- NAMANYA  Sandro. Ketika dia lahir sepuluh tahun silam, Timor Leste sudah bukan lagi bagian dari Indonesia. Praktis, bahasa Indonesia pun tak lagi diajarkan di sekolah-sekolah di sana. Tapi, Sandro tidak hanya bisa berbahasa Indonesia dengan baik. Pertanyaan iseng  Jawa Pos  tentang karakter dalam sinetron populer  Ganteng-Ganteng Serigala  (GGS) pun bisa dijawabnya dengan lekas.

Kesibukan di "Garis Belakang" Pelayaran Misi Internasional KRI Soeharso

Seorang prajurit tengah memasak di dapur KRI Soeharso Dalam sehari, tim logistik KRI Soeharso harus menyediakan ribuan porsi makanan dan ratusan menu ekstra. Belanja bahan selama tiga hari sebelum keberangkatan ke Timor Leste.  FOLLY AKBAR, Dili  --- JARUM jam baru menunjuk pukul 03.30 Wita. Di luar, cahaya fajar belum lagi menyingsing. Begitu pula buih lautan yang dipecah laju KRI Soeharso-990 yang masih terlihat samar-samar.  Di dalam kapal yang tengah melakoni misi internasional bantuan medis ke Timor Leste itu, tanda-tanda kehidupan juga belum tampak. Tiap kamar yang tersebar di berbagai lantai masih memeluk erat penghuni masing-masing pada Rabu lalu itu (27/1).

Di Balik Dapur Dishidros, Lembaga Penyusun Peta Navigasi Resmi Indonesia

Salah satu aktivitas yang tengah dilakukan Tim Hidros TNI AL Perbarui Satu Titik Saja Butuh Waktu Berbulan - bulan  Untuk menyiasati anggaran, Dishidros memprioritaskan tempat dengan risiko navigasi tinggi. Saat menyisir laut untuk survei peta, kerap menemui hal-hal tak terduga. FOLLY AKBAR ,  Jakarta  --- DUA  pertiga teritori negeri ini berupa lautan. Tapi, bagi kapal-kapal bertonase besar, kawasan perairan Indonesia barangkali "tak seluas itu". Sebab, di bawah permukaan laut, ada banyak kabel dan pipa yang harus diperhitungkan se­belum melintas. Di sepanjang garis pantai Jakarta saja, misalnya, ada lebih dari 30 kabel dan pipa yang membentang. Diperlukan ketelitian agar ketika mengantre masuk Pelabuhan Tanjung Priok, para nakhoda tidak salah melego jangkar.

Menengok Keakraban Tentara Indonesia dan Malaysia di Garis Perbatasan

Suasana di  Poskotis Gabma  Entikong Seperti Keluarga, Selalu Terharu saat Berpisah  Keakraban prajurit TNI dengan tentara Malaysia yang berdinas di pos gabungan di Entikong dibangun dengan patroli, apel, hingga main voli bersama. Selama bertahun-tahun dan berganti-ganti personel, tak pernah ada masalah. FOLLY AKBAR, Entikong, Kalimantan Barat --- KEHARUAN  mewarnai pagi yang cerah di Entikong. Puluhan prajurit tampak saling berpelukan. Beberapa tepukan tangan juga mendarat di punggung masing-masing. Mereka tampak berusaha saling menguatkan. Maklum, kawan yang telah hidup bersama tiga bulan terakhir harus pergi. Berganti tempat. Tapi, masih dengan tujuan yang sama: mengabdi untuk bangsanya.

Pengalaman Berharga Polwan Pertama Keturunan Tionghoa Menjadi Intel

Anna mendapat rekor Muri sebagai polwan keturunan Tionghoa pertama di Indonesia Atasan Minta Seminggu, Tugas Selesai dalam Empat Hari  Demi menjadi intel yang baik, Anna Lao Tjiao Leang rela belajar akupunktur, potong rambut, jadi tukang pijat, hingga pembuat kue. Pesannya kepada para polwan kini: hargai semua orang. FOLLY AKBAR, Jakarta  --- PROTES  kepada Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) itu tidak datang dari Anna Lao Tjiao Leang, suami, atau ketiga anaknya. Tapi justru dari salah seorang temannya. Si teman mempertanyakan keputusan Muri menahbiskan Chang Mei Zhiang alias Yolla Bernada sebagai polwan pertama keturunan Tionghoa. "Teman ibu itu protes melalui surat pembaca di sebuah surat kabar," kata Aries, putra ketiga Anna. Museum yang didirikan pada 1990 tersebut mendengar protes itu. Direktur Muri Alya Suwono mengatakan, verifikasi lantas dilakukan ke tempat Anna terakhir bertugas. Juga ke rekan seangkatan yang masih ada. Muri juga meminta per...

Langkah Tegap E-Commerce

Beberapa waktu lalu, para netizen di Indonesia dibuat geger oleh iklan sebuah aplikasi chat via ponsel, Line. Dalam memperkenalkan fitur “find alumni” terbarunya, Line menggali kembali kenangan romansa AADC 12 tahun lalu, dari ingatan para netizen . Dan benar saja, dalam hitungan hari, sudah ada jutaan pasang mata yang menyaksikan mini drama berdurasi 10 menit, 24 detik tersebut. Kesuksesan Line menggunakan dunia maya sebagai alat memperkenalkan produk, notabene hanyalah momentum yang “meresmikan” keberadaan dunia maya sebagai alat memasarkan produk yang menjanjikan. Karena sebenarnya, dalam beberapa tahun belakangan, geliat transaksi ekonomi yang memanfaatkan dunia maya memang sudah berkembang. Situs-situs seperti Kaskus, OLX (dulu bernama Toko Bagus), Berniaga, dan situs sejenis lainnya semakin diminati masyarakat. Belum lagi aktivitas pemasaran secara personal yang banyak dilakukan di sosial media. E-commerce atau perdagangan elektronik di Indonesia memang tengah mengalami ...