Langsung ke konten utama

Postingan

Satu Dekade Lebih Komunitas Malam Museum Tawarkan Cara Beda Nikmati Museum

Komunitas Malam Museum di Jogjakarta mampu menggaet puluhan peserta tiap menggelar jelajah malam yang diselingi permainan yang memadukan kejelian dan kegesitan. Berawal dari program mahasiswa, sampai kini pun pengurusnya juga harus mahasiswa. FOLLY AKBAR, Jakarta --- KALAU mereka memilih berkunjung pada malam hari, tentu bukan untuk melihat Ahkmenrah, sang Pharaoh dari Mesir yang tiba-tiba hidup, atau mengintip Jedediah, si koboi kecil siap beraksi seperti di film Night at the Museum. Bukan pula untuk menyaksikan tingkah polah Dexter, si monyet capuchin, dari sinema yang sama. Melainkan lebih kepada menawarkan pengalaman menikmati museum secara berbeda. Sebab, selama ini museum secara umum dipersepsikan kuno dan membosankan. ’’Malam hari memberi nuansa beda. Lebih privat,’’ kata Erwin Djunaedi, pendiri Komunitas Malam Museum yang berbasis di Jogjakarta. Apalagi, lanjut Erwin, kunjungan juga dikolaborasi dengan berbagai game atau permainan. Ini untuk menghindarkan kebo...

Verifikasi Faktual Partai Politik, Muntah-muntah Hingga dituduh Debt Collector

Kondisi jalan yang dilalui petugas verifikasi faktual Tantangan alam, sulitnya akses, sampai penolakan masyarakat adalah sebagian tantangan pelaksana verifikasi faktual di berbagai daerah. Ada petugas yang sudah janjian via SMS, eh malah ditinggal melaut. FOLLY AKBAR, Jakarta --- SAAT para elite di Jakarta asyik menghitung-hitung koalisi di meja perundingan, di belahan penjuru lain di negeri ini, aktivitas politik dijalani dengan cara berbeda. Ribuan petugas KPU di seluruh Indonesia harus menantang risiko saat melakukan verifikasi faktual (verfak). Verfak dilakukan terhadap partai politik (parpol) calon peserta Pemilu 2024 yang lolos verifikasi administrasi. Total, ada delapan partai nonparlemen yang dituntut menjalani proses tersebut. Di proses ini, ada sejumlah data yang kebenarannya harus divalidasi di lapangan. Mulai kantor kepengurusan dari tingkat nasional hingga kecamatan sampai yang paling melelahkan adalah memvalidasi bukti keanggotaan. Sebagaimana ketentuan UU...

Sipol, Sistem yang Merevolusi Pendaftaran Partai

Sipol membuat partai tidak perlu lagi mendaftar dengan membawa kontainer berkas dan KPU jadi gampang mengecek keanggotaan ganda atau pencatutan nama. Tengah disiapkan pula super app yang nanti mengintegrasikan berbagai sistem. FOLLY AKBAR, Jakarta --- JARUM jam di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, baru menunjukkan pukul 11.30 pada Minggu (7/8) tiga pekan lalu itu. Namun, nasib berkas pendaftaran yang dibawa Partai Gelora sudah bisa diketahui: dinyatakan lengkap. Artinya, itu hanya sekitar 50 menit setelah pengurus Partai Gelora menyerahkan dokumen pendaftaran sebagai calon peserta Pemilu 2024. Yang isinya rekapitulasi salinan dokumen kepengurusan di semua provinsi, 75 persen kepengurusan kabupaten/kota, dan lebih dari 50 persen kepengurusan tingkat kecamatan. Bukan hanya itu, ada juga daftar anggota partai sebanyak 1.000 orang atau satu per seribu jumlah penduduk di setiap kabupaten/kota. Jika dijumlahkan, ada ratusan ribu anggota. Semua itu bisa dicek hanya da...

Indah Darmastuti dan Perjuangan Keadilan Sastra Bagi Difabel

Dok Pribadi Selama lima tahun ini, Indah Darmastuti berusaha menjembatani keterbatasan penglihatan dan kebutuhan menikmati sastra. Teks cerpen, cerita anak, dan puisi disuarakan narator dengan intonasi khusus agar keindahannya terjaga. FOLLY AKBAR, Jakarta --- DARI ”kenyamanan” yang terusik itu, lahirlah ratusan karya sastra suara. Yang merentangkan lebih lebar lagi lengan keadilan hingga bisa merangkul lebih banyak orang, termasuk mereka yang selama ini terpinggirkan dalam cara menikmati cerpen, cerita anak, dan puisi: kalangan difabel. ”Sebelumnya, mata saya seperti dibuka bahwa karya-karya sastra yang bertebaran di berbagai platform ternyata belum diterima secara adil di semua lapisan masyarakat,” kata Indah Darmastuti, penulis, sosok yang membidani kelahiran ratusan sastra suara itu. Adalah kelompok difabel, lanjut Indah, yang kesulitan menikmati untaian kata dan kalimat yang ditulis para penulis. ”Khususnya mereka yang memiliki penglihatan terbatas atau bahkan tida...

Rumah Angklung, Komunitas yang Diundang AC Milan untuk Bermain di Italia

Dok . Rumah Angklung Kerja keras Rumah Angklung untuk menyanyikan lagu bertema AC Milan berujung pada undangan tampil lusa. Rekaman penampilan mereka akan diputar sebelum laga kandang Rossoneri berikutnya. FOLLY AKBAR, Jakarta --- TAHUN 2018 sungguh berat bagi Arif Sarifudin, founder Rumah Angklung. Sebagai seorang Milanisti, sebutan bagi penggemar berat AC Milan, dia harus mendapati tim kesayangannya berada di puncak keterpurukan. Milan hanya finis di posisi keenam di pengujung Serie A 2017–2018. Bahkan sempat pula dilarang tampil di kompetisi Eropa oleh UEFA karena didakwa melanggar financial fair play, meski kemudian sanksi itu dicabut setelah Milan mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga. Keterpurukan salah satu klub dengan koleksi titel terbanyak Liga Champions Eropa itu tak hanya membuat Arif tersiksa hati. Tapi juga menjadikannya sasaran perundungan. Perundungan yang sama disaksikannya dialami Milanisti yang lain, khususnya di media sosial. Tapi, Arif...

Membuktikan Kemasyhuran Kopi Solong yang Tiga Kali Dipesan Jokowi

Foto Hendra Eka/Jawa Pos Dikaruniai kopi Gayo yang menggugah selera, masyarakat Aceh doyan ngopi sambil ngobrol. Kopi solong menjadi salah satu yang favorit. Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sampai tiga kali memesannya. FOLLY AKBAR, Banda Aceh --- ”BELUM datang ke Aceh kalau belum mencicipi kopi solong.” Ungkapan itu membuat animo pelancong terhadap kopi racikan Haji Nawawi tersebut selalu tinggi. Mereka ingin membuktikan kenikmatan kopi solong yang termasyhur. Kepopuleran kopi solong juga membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) penasaran. Dalam tiga kali kunjungan kerja ke Banda Aceh, Jokowi memesan kopi solong. Memang, orang nomor satu Republik Indonesia (RI) itu belum sempat singgah ke kedai Nawawi untuk menikmati langsung kopi solong di sana. Namun, pesanan berulang dari sang presiden membuat Nawawi bangga. ”Ada pesan acara tol tiga kali,” kata Nawawi saat menerima Jawa Pos di kedainya pada awal Februari. Warung kopi dengan nama lengkap Kedai Kopi Solong Nawawi itu...

Bu Si Itek Bireuen, Olahan Bebek Bumbu Merah dan Bumbu Putih Khas Aceh

Foto Hendra Eka/ Jawa Pos Bu Si Itek Bireuen berarti nasi daging bebek dari Bireuen. Kuliner khas Aceh itu kaya akan rempah. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah membuktikan sendiri kelezatannya di sela lawatan kepresidenan ke Banda Aceh. FOLLY AKBAR, Banda Aceh --- NASI bebek menjadi menu andalan Bu Si Itek Bireuen. Potongan daging bebek di atas piring-piring saji itu memang berkubang bumbu kari. Warnanya merah kecokelatan dengan tekstur seperti santan kental. Namun, di lidah Jawa Pos yang mencoba olahan bebek tersebut pada awal Februari lalu, kuliner khas Aceh itu lebih dari sekadar kari. Aroma rempahnya jauh lebih kuat dan rasanya sangat gurih. Saiful, juru masak paling senior di restoran tersebut, menyatakan bahwa ada belasan rempah yang dicampur menjadi bumbu nasi bebek. Mulai yang populer seperti bawang, cabai merah, ketumbar, merica, kunyit, jahe, serai, dan pala, sampai yang jarang dipakai dalam masakan seperti jintan, kapulaga putih, bunga lawang, dan daun temurui....